Tampilkan postingan dengan label Abdul Aziz Al Bruek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Abdul Aziz Al Bruek. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 November 2023

RETORIKA ABDUL AZIZ AL BRUEK : GEMBIRA RIA

Ketika kamu bosan, janganlah mengeluh
Ketika kamu jenuh, janganlah muram durja 
Mungkin kamu butuh sesuatu yang baru
Mungkin kamu butuh hal yang berbeda

Buanglah rasa kesalmu ke atas birunya langit
Niscaya kepalamu mudah digerakkan atas bawah
Buanglah rasa pilum ke bawah tanah yang subur
Niscaya akan tumbuh kedamaian bergelora

Mari kita gembira, gembira ria bersama
Mari kita gembira, gembira ria hilangkan duka lara
Lepaskan sejenak beban berat di pundakmu
Biarkan dan jangan pernah pikirkan segala problema

Jangan takut melewati gelapnya lorong panjang
Lalui saja tanpa rasa gelisah yang pusingkan kepala
Tuangkanlah semua keringat dari licinnya kulitmu
Biarkan semua mengalir bagai air terjun niagara

Rabu, 11 September 2019

GAYA NGELES ALA SEKTE TALAFY

TAK PUNYA BAHAN UNTUK MEMBANTAH SEBUAH KARYA, GAYA NGELES ALA SEKTE TALAFI : MAAHER AT-THUWAILIBI ITU SIAPA, ALUMNI MANA, TAK JELAS BELAJARNYA ?!!

1. Kalau saya “tidak jelas” belajarnya dimana, lantas apakah saya tak boleh menulis? Saya tak boleh berdakwah? Saya tak boleh berkarya? Lha emang anda siapa?
Lalu yang boleh menulis itu hanya ustadzmu? Hanya kelompokmu? Emang surga punya bapak moyangmu ?

2. Emang Buya Hamka itu tamatan mana? Alumni mana? Belajar dimana? Siapa gurunya dalam ilmu-ilmu alat ? Beliau adalah seorang pakar ilmu yang terkenal dengan karya monumentalnya “Tafsir Al-Azhar” dan “Sejarah Ummat Islam”. Tolong jawab sanad keilmuan Buya Hamka !? Tolong jawab.

3. Kalau saya “tidak jelas” belajarnya dimana, emang ustad kibarmu Abdul Hakim Bin Amir Abdat itu belajarnya dimana? Alumni mana? Siapa gurunya? Sebutkan sanad keilmuannya? Ustadz andalan kelompokmu, Ustadz Yazid Jawaz. Alumni mana dia ?? Jangan bilang murid Syaikh Utsaimin ya, karena Syaikh Utsaimin tak mengenal mereka berdua. Ayo cepat jawab ! sebelum anda saya permalukan dengan fakta sejarah

4. Ustadz Ahli Hadats -Eh Ahli Hadits- mu itu (yakni Ustadz Abdul Hakim Bin Amir Abdat) itu otodidak, ngga punya guru. Semua tulisannya copy paste dari kitab-kitab yang dibaca di LIPIA. dia Sarjana perpustakaan, jadi pembaca di perpustakaan LIPIA (belajar mandiri), lalu ceramah, dan kemudian jadi ‘ustad kibar’ di kalangan komunitasmu. Hebat bukan ??

5. Salah seorang Ustadzmu juga, pemateri di TV Rodja, bernama Ustad Fariq Qasim Anuz. itu alumni mana? LIPIA ngga lulus, berhenti di tengah jalan, tapi ceramah ke mana-mana; ngisi kajian, ngisi dauroh, nulis buku dan berkarya. Lalu disebabkan kebodohan sekolam konco-koncomu lantas ditulis di ujung namanya gelar “Lc”. Padahal, di LIPIA ngga selesai. Lalu “Lc” nya dari mana??

6. Saya tidak pernah mengumumkan di hadapan ummat sejagad raya bahwa saya adalah RUJUKAN dan mesti di jadikan rujukan. rujukan ya Al-Qur'an dan As-Sunnah, bukan Maaher At-Thuwailibi. Maaher At-Thuwailbi hanyalah satu diantara sekian juta anak bangsa yang ingin menyampaikan aspirasinya lewat karya-karya (walau hanya dengan narasi tulisan, artikel, atau video blog/vlog)

7. Jikalau orang yang “berhak jadi rujukan” menurut anda adalah orang yang “mesti jelas belajarnya dimana”, atau “harus alumni timur tengah”, dsb, maka Prof.Dr. Muhammad Quraish Shihab adalah orang yang sangat jelas belajarnya dimana, bahkan jelas sanad keilmuannya. dia di akui di Al-Azhar dan mencapai gelar professor doktor. kok tak kau jadikan rujukan??

8. Demikian pula Prof.Dr.Said Aqil Siraj,MA. Dia juga sangat jelas belajarnya. Ia belajar di Universitas Ummul Quro mekkah. Sangat jelas sanad keilmuannya. Bahkan disertasi S3 nya masya Allah luar biasa manfaat ilmiahnya, mengupas konsep Tasawwuf dalam pandangan Ibnu Taimiyyah. Lalu, kenapa kau tidak jadikan ia rujukan?

9. Mau saya tunjukkan dimana letak BUSUKNYA AKAL DAN PEMIKIRAN sekte Talafi ? Baiklah.., Ustad Adi Hidayat sangat jelas belajarnya dimana, jelas sanad keilmuannya, ia berguru dengan banyak ulama dan mencapai gelar S2 dengan nilai memuaskan dalam akademik. Lagi-lagi mengapa tidak kau jadikan rujukan? Kenapa tetap di jelek-jelekkan oleh kelompokmu? Jawab !! Berarti apa? Berarti yang konslet adalah otakmu, dan yang busuk itu hatimu !!

10. Jadi, apakah Ustadz yang jelas manhajnya dan jelas sanad keilmuannya menurutmu adalah seperti ustad kondangmu antek BNPT yang berfatwa bahwa “Densus 88 itu mujtahid” ? atau....ustadzmu yang sakit jiwa yang dulu sempat berfatwa “Darah demonstran halal ditumpahkan” ? Atau Ustadz dungu mu yang mengatakan “persatuan ummat islam adalah persatuan kebun binatang” ? Haihaata haihaata...!

11. Biarlah saya berkarya, menulis, dll. kalau saya salah, luruskan. Kalau saya benar, bantu pertahankan. Kalau anda mukmin sejati, harusnya anda doakan saya agar ikhlas dalam setiap langkah dakwah ini. Bukan malah menyimpan berbagai prasangka dan kedengkian yang menjijikkan... 

Senin, 01 Oktober 2018

Oposisi, Kamu Jahat !

Kamu tuduh Pemerintah ANTI ISLAM dan ANTI DAKWAH. Kamu sendiri lengkap banget: pakai Sorban, Gamis, Peci, Jubah, Celana Cingkrang, Jidat Hitam dan Pengasong Khilafah . Dan tuduhanmu hoax

Kamu tuduh kebijakan Pemerintah dianggap melenceng dari SYARIAH ISLAM. Ternyata, kamu sendiri mengotak-atik, berpura-pura jadi Ustadz Gadungan, memancing emosi banyak orang dengan tausiyah yang lebih menjurus ke ujaran kebencian. Dan tuduhanmu hoax

Kamu tuduh Pemerintah Republik ini tidak menerapkan Hukum Agama. Tapi yang ditangkap aparat  berwajib malah penjual ayat suci, itu yang justru kamu lindungi dan kamu percayai. Dan tuduhanmu hoax

Kamu bilang ulama pro pemerintah dan penjilat. Tapi kamu ajari generasi muda Indonesia kebencian dan amarah, membabi buta dan sadis. Dan tuduhanmu hoax

Kamu tuduh yang aksi anarkis. Tapi video dan foto dimana-mana jelas. Kamu gelandang, kamu pukuli, kamu injak, kamu buat agar dia lebih menderita ketimbang mati

Kami merenungkan kejadian itu, satu orang, tak berdaya, dibully habis-habisan. Dan kami bertanya-tanya, entah dosa apa yang dia buat' sehingga kamu semua kalap dengan kekuasaan ?

Kami tak bertanya tentang kamu semua yang selalu jumawa bahwa kamu semua adalah didikan paling agamis, paling ISLAMI, kelakuanmu sangat mengiris hati

Tak mudah menjadi ORANG ISLAM memang, karena itulah Allah SWT akan memberikan banyak kebaikan pada mereka yang punya kekuatan lalu amanah, lalu berlaku baik
 
OPOSISI, kamu semua manusia, sama seperti kami. Tak ada dari kami yang 100% benar, begitu juga kamu. Tapi yang jelas, berlaku licik dan maunya menang sendiri itu salah besar.
 
Jakarta menunggu apa yang kamu tunjukkan pada rakyat di malam ini. Begitu hebat kamu jahatnya pada mereka yang ingin bersuara, tapi kamu bungkam pada makar sebenarnya

Dan aku, tetap mendoakan kamu semua. Karena tak ada manusia tanpa nurani, dan kami berharap, semoga Allah berikan kebaikan pada negeri ini.

RETORIKA ABDUL AZIZ AL BRUEK : JANDA ANAK SATU

Pernah aku jatuh cinta pada seorang wanita Wanita itu adalah seorang janda muda Masih muda sudah menjanda punya anak satu Satu diantara seri...