Pernah aku jatuh cinta pada seorang wanita
Wanita itu adalah seorang janda muda
Masih muda sudah menjanda punya anak satu
Satu diantara seribu wanita yang sendirian saja
Tinggal di rumah kontrakan yang berada di desa
Desa sunyi nan sepi jauh dari sumpeknya kota
Kota yang kotor penuh dengan sampah busuk
Busuk lebih busuk daripada bangkai beruk
Anak satu berkelamin wanita
Cantik wajahnya imut senyumnya
Sayangnya agak lenjeh dan agak laen
Persis seperti bau bangkai ayam tiren
Ketika aku mencoba meyakinkan dia
Ternyata dia ogah menerima diriku
Alasannya semua lelaki sama saja
Termasuk pula potongan wajahku
Dia pergi begitu saja dari hadapanku
Sayang sekali, dia menolak diriku ini
Mungkin saja dia bukan jodohku
Sayang sekali, aku gagal kali ini













