Dinegara Indonesia, ada sebuah lembaga fatwa resmi yang kredibel, berisi
para alim ulama kompeten yang tugasnya mengurusi masalah keummatan.
Namanya Majelis Ulama Indonesia (MUI). nah MUI adalah payung ummat islam
di indonesia yang resmi dan konstitusional
Sebuah ilustrasi : MUI (yang isinya para ulama-ulama besar) mengeluarkan fatwa resmi bahwa tokoh bernama Jalaluddin Rahmat itu Sesat dan menyesatkan karena dalam DUA BUKU KARYANYA MEMBAWA AJARAN KUFUR SYI’AH RAFIDHAH. Fatwa resmi itu ditandatangani ketua MUI, wakil, Sekjend, komisi fatwa, dan sebagainya
Akhirnya, fatwa itu diedarkan ke tengah ummat, lalu dua buku karya Jalaluddin Rahmat yang di vonis sesat oleh MUI tadi di bredel oleh pemerintah. Karena mengikuti fatwa MUI itu, ummat pun menjauhi Jalaluddin Rahmat dan memboikot buku karyanya guna menjaga agama dari kesesatan. Tetiba, ada seseorang USTAD yang mengatakan bahwa Jalaluddin Rahmat itu tidak sesat
Si Ustad itu mempertahankan bahwa Jalaluddin Rahmat tidak sesat karena Jalaluddin Rahmat membantah fatwa MUI itu dengan dua buku karyanya yang lain. Akhirnya, si Ustad ini mempromosikan Jalaludin Rahmat kemana-mana. Dalam beberapa kesempatan, ia mengatakan bahwa YANG MENUDUH JALALUDDIN RAHMAT SESAT ADALAH PARA PENGIKUT HAWA NAFSU
Begitulah Abu Yahya Badrussalam, Ustad Salafy “Mufti Tower Cileungsi” si pengacara Murji-ah penipu ummat. DIMANA JAHATNYA ?? perhatikan dengan seksama ...
Di kerajaan saudi arabia -sekali lagi kita bicara konteks fatwa dan keummatan, bukan konteks suka tidak suka dengan pemerintah saudi, itu lain pembahasan- . Ok..., Nah, dikerajaan Saudi Arabia ada lembaga fatwa resmi semacam MUI. namanya LAJNAH DA’IMAH LIL BUHUTS ILMIYYAH WAL IFTA’ AS-SU’UDIYYAH. Isinya para alim ulama besar dan mufti-mufti kibar (tentunya bukan orang-orang sembarangan)
Lajnah Da’imah (yang diantara anggotanya adalah mufti besar Arab Saudi Syaikh Prof.Dr.Shalih Fauzan Bin Abdillah Al-Fauzan) mengeluarkan fatwa resmi bahwa ulama ALI HASAN AL-HALABI adalah pembawa ajaran sesat MURJI-AH dalam dua buku karyanya berjudul Fitnatu Takfir dan Shaihatun Nazhir. Lalu fatwa itu diedarkan dan KEDUA BUKU KARYANYA tersebut di bredel diseluruh kerajaan Saudi Arabia, dan fatwa itu tidak dicabut sampai hari ini
Tetiba, ada Ustad dari bawah tower cileungsi, Abu Yahya Badrussalam, mengatakan bahwa yang menuduh Ali Hasan Al-Halabi murji-ah adalah orang-orang yang mengikuti hawa nafsu || Jadi semua Ulama kibar dan para Mufti-mufti Kibarus Salafy yang tergabung di Lajnah Da’imah Su’udiyyah ini dianggapnya MENGIKUTI HAWA NAFSU ? Inna Lillahi Wa Inna laihi Raa-ji’uun
HEI ABU YAHYA BADRUSSALAM, kapan anda berhenti menipu Ummat wahai Ustadz .. ??!! Berhentilah menyebarkan kejahatan MURJI-AH lewat TV dan Radio Rodja yang anda prakarsai. Saya tantang Anda debat terbuka ngga berani ??
Sebuah ilustrasi : MUI (yang isinya para ulama-ulama besar) mengeluarkan fatwa resmi bahwa tokoh bernama Jalaluddin Rahmat itu Sesat dan menyesatkan karena dalam DUA BUKU KARYANYA MEMBAWA AJARAN KUFUR SYI’AH RAFIDHAH. Fatwa resmi itu ditandatangani ketua MUI, wakil, Sekjend, komisi fatwa, dan sebagainya
Akhirnya, fatwa itu diedarkan ke tengah ummat, lalu dua buku karya Jalaluddin Rahmat yang di vonis sesat oleh MUI tadi di bredel oleh pemerintah. Karena mengikuti fatwa MUI itu, ummat pun menjauhi Jalaluddin Rahmat dan memboikot buku karyanya guna menjaga agama dari kesesatan. Tetiba, ada seseorang USTAD yang mengatakan bahwa Jalaluddin Rahmat itu tidak sesat
Si Ustad itu mempertahankan bahwa Jalaluddin Rahmat tidak sesat karena Jalaluddin Rahmat membantah fatwa MUI itu dengan dua buku karyanya yang lain. Akhirnya, si Ustad ini mempromosikan Jalaludin Rahmat kemana-mana. Dalam beberapa kesempatan, ia mengatakan bahwa YANG MENUDUH JALALUDDIN RAHMAT SESAT ADALAH PARA PENGIKUT HAWA NAFSU
Begitulah Abu Yahya Badrussalam, Ustad Salafy “Mufti Tower Cileungsi” si pengacara Murji-ah penipu ummat. DIMANA JAHATNYA ?? perhatikan dengan seksama ...
Di kerajaan saudi arabia -sekali lagi kita bicara konteks fatwa dan keummatan, bukan konteks suka tidak suka dengan pemerintah saudi, itu lain pembahasan- . Ok..., Nah, dikerajaan Saudi Arabia ada lembaga fatwa resmi semacam MUI. namanya LAJNAH DA’IMAH LIL BUHUTS ILMIYYAH WAL IFTA’ AS-SU’UDIYYAH. Isinya para alim ulama besar dan mufti-mufti kibar (tentunya bukan orang-orang sembarangan)
Lajnah Da’imah (yang diantara anggotanya adalah mufti besar Arab Saudi Syaikh Prof.Dr.Shalih Fauzan Bin Abdillah Al-Fauzan) mengeluarkan fatwa resmi bahwa ulama ALI HASAN AL-HALABI adalah pembawa ajaran sesat MURJI-AH dalam dua buku karyanya berjudul Fitnatu Takfir dan Shaihatun Nazhir. Lalu fatwa itu diedarkan dan KEDUA BUKU KARYANYA tersebut di bredel diseluruh kerajaan Saudi Arabia, dan fatwa itu tidak dicabut sampai hari ini
Tetiba, ada Ustad dari bawah tower cileungsi, Abu Yahya Badrussalam, mengatakan bahwa yang menuduh Ali Hasan Al-Halabi murji-ah adalah orang-orang yang mengikuti hawa nafsu || Jadi semua Ulama kibar dan para Mufti-mufti Kibarus Salafy yang tergabung di Lajnah Da’imah Su’udiyyah ini dianggapnya MENGIKUTI HAWA NAFSU ? Inna Lillahi Wa Inna laihi Raa-ji’uun
HEI ABU YAHYA BADRUSSALAM, kapan anda berhenti menipu Ummat wahai Ustadz .. ??!! Berhentilah menyebarkan kejahatan MURJI-AH lewat TV dan Radio Rodja yang anda prakarsai. Saya tantang Anda debat terbuka ngga berani ??
Tidak ada komentar:
Posting Komentar